Habapublik.com, Redelong – Tahun 2026 menjadi tonggak penting bagi Badan Pusat Statistik (BPS) yang akan melaksanakan Sensus Ekonomi (SE2026) secara nasional. Agenda besar ini bertujuan memotret kondisi perekonomian Indonesia secara menyeluruh, termasuk di Kabupaten Bener Meriah.
Kepala BPS Bener Meriah, Devi Indriastuti, SST, M.Si, menegaskan pihaknya tengah menyiapkan langkah sosialisasi agar masyarakat memahami arti penting sensus tersebut.
“Melalui sosialisasi, kami berharap masyarakat dan pemangku kepentingan dapat mendukung penuh kegiatan ini. Insya Allah kami juga akan berkolaborasi dengan RRI. Semoga hasil sensus nanti menjadi pijakan yang tepat bagi perencanaan pembangunan ekonomi di Bener Meriah,” ujarnya, Selasa 10 Februari 2026.
Pelaksanaan SE2026 dijadwalkan berlangsung mulai 1 Mei hingga 31 Juli 2026. Data yang dihimpun akan menjadi dasar penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan, khususnya di sektor ekonomi. Informasi yang diperoleh diharapkan mampu menggambarkan kondisi usaha, perdagangan, serta aktivitas ekonomi masyarakat secara akurat.
Devi menambahkan, BPS Bener Meriah siap menyukseskan sensus yang digelar serentak di seluruh Indonesia. Sensus Ekonomi sendiri merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap 10 tahun sekali, dengan sejarah panjang sejak pertama kali dilaksanakan pada tahun 1986.
Sebagai bagian dari sosialisasi, BPS Bener Meriah juga memperkenalkan maskot “Bung Itung”. Kehadiran maskot ini diharapkan dapat menarik perhatian masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya berpartisipasi dalam sensus ekonomi.(*)












