Wisata Iboih Tetap Dikunjungi Selama Ramadan, Turis dari Medan dan Malaysia Mendominasi

Kunjungan wisatawan ke kawasan wisata Iboih, Kota Sabang, selama bulan Ramadan masih tetap ada meski tidak seramai hari biasa. Foto: Difa.

Habapublik.com, Sabang – Kunjungan wisatawan ke kawasan wisata Iboih, Kota Sabang, selama bulan Ramadan masih tetap ada meski tidak seramai hari biasa. Dalam sehari, jumlah wisatawan yang datang diperkirakan hanya berkisar lima hingga sepuluh orang.

Ketua Pokdarwis Iboih, Tarmizi, mengatakan wisatawan yang datang selama Ramadan umumnya memilih aktivitas santai di kawasan pantai.

Mereka menikmati suasana alam sambil melakukan beberapa kegiatan wisata yang tersedia di kawasan tersebut.

“Kalau selama bulan puasa ini tetap ada pengunjung yang datang, tapi tidak ramai. Biasanya dalam satu hari sekitar lima sampai sepuluh orang saja yang berkunjung ke Iboih,” kata Tarmizi, Jumat 13 Maret 2026.

Selain itu, sejumlah pedagang di kawasan wisata Iboih juga tetap membuka lapak untuk melayani pengunjung yang datang. Meski jumlah wisatawan tidak banyak, aktivitas perdagangan di sekitar kawasan wisata masih tetap berjalan.

Salah seorang pedagang di kawasan Iboih menyebutkan wisatawan yang datang didominasi dari luar daerah bahkan mancanegara. “Rata-rata yang datang dari Medan, ada juga wisatawan dari Malaysia. Ada yang ikut dolphin trip, ada juga yang hanya mancing saja di sekitar pantai,” ujarnya.

Ia menambahkan sebagian besar wisatawan saat ini hanya berkunjung ke kawasan Iboih. Hal tersebut karena salah satu destinasi utama di Sabang, yakni Kilometer Nol, masih ditutup sementara.

Kondisi tersebut membuat aktivitas wisata lebih terpusat di kawasan pantai Iboih. Para pelaku wisata berharap kunjungan wisatawan akan kembali meningkat setelah Ramadan dan destinasi wisata lainnya kembali dibuka.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *