* Bakal Diikuti 8.000 Peserta
Habapublik.com, Meureudu – Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di Kabupaten Pidie Jaya, diproyeksikan bakal diikuti oleh sekitar 8.000 peserta dari berbagai unsur.
Unsur yang terlibat dalam kegiatan tersebut yakni masyarakat, aparatur pemerintahan, pelajar, organisasi, serta berbagai elemen lainnya. Kehadiran mereka diharapkan semakin memeriahkan suasana peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Pidie Jaya.
Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi meminta seluruh panitia dan organisasi perangkat daerah (OPD) mematangkan persiapan termasuk rangkaian acara, hingga kesiapan petugas yang akan terlibat dalam upacara.
“Kita masih punya waktu untuk menyempurnakan persiapan. Setiap kekurangan harus segera ditindaklanjuti agar tidak menjadi kendala saat hari H,” ujar Bupati di Ruang Rapat Kantor Bupati setempat pada Senin (10/8/2026) malam.
Menurut Bupati, keberhasilan peringatan HUT ke-81 RI tidak hanya ditentukan oleh pelaksanaan upacara, tetapi juga oleh kesiapan seluruh rangkaian kegiatan. Oleh karena itu, setiap seksi harus memiliki peran yang jelas serta kebutuhan sarana dan prasarana yang terpetakan dengan baik.
“Oleh sebab itu, setiap tahapan kegiatan mulai dari pengukuhan Paskibraka pada 13 Agustus, gladi kotor 14 Agustus, gladi bersih 15 Agustus, Karnaval Kemerdekaan serta malam taptu dan pawai obor pada 16 Agustus,“ kata Sibral.
Kemudian lebih jauh dijelaskan, puncak acara 17 Agustus diawali upacara pengibaran Bendera Merah Putih pukul 07.30 WIB. Lalu cek kesehatan gratis kemerdekaan berhadiah, Festival Seni dan Budaya Anak, upacara penurunan bendera pukul 16.00 WIB dan malam resepsi di Pendopo Bupati pukul 20.00 WIB.
“Kita hanya melaksanakan peringatan ini satu hari, sehingga mari kita berikan yang terbaik,” ujar Bupati. Sambil mengajak seluruh pihak untuk bekerja maksimal demi menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan.
Lebih dari sekadar seremoni, peringatan HUT ke-81 RI diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat nasionalisme, persatuan, gotong royong, dan kebersamaan masyarakat Pidie Jaya.(*)












