PSSI Aceh Gelar Kursus Lisensi D di Sigli, Siapkan Pelatih Berkualitas untuk Pembinaan Usia Dini

Sekretaris Umum PSSI Aceh, Nazaruddin foto bersama dengan peserta PSSI D License Coaching Course di Kabupaten Pidie foto bersama usai acara pembukaan. Foto: Dok PSSI Aceh.

Habapublik.com, Sigli – Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Aceh kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat fondasi sepak bola daerah dengan menggelar PSSI D License Coaching Course di Sigli Kabupaten Pidie. Kursus kepelatihan yang berlangsung pada 7–12 Agustus 2026 itu diikuti 24 peserta dari berbagai kabupaten/kota di Aceh.

Sekretaris Umum PSSI Aceh, Nazaruddin, mengatakan peningkatan kualitas pelatih menjadi salah satu fokus utama organisasi untuk menciptakan sistem pembinaan yang berkelanjutan dan mampu melahirkan pemain-pemain berkualitas.

“Kami ingin semakin banyak pelatih di Aceh memiliki lisensi resmi dan memahami Filosofi Sepak Bola Indonesia (Filanesia). Pelatih adalah ujung tombak pembinaan, sehingga kualitas mereka akan sangat menentukan perkembangan pemain usia dini hingga usia muda,” kata Nazaruddin saat memberi sambutan.

Ia menjelaskan, selama enam hari pelaksanaan, peserta akan mengikuti pembelajaran berdasarkan kurikulum resmi PSSI yang memadukan materi teori dan praktik. Materi tersebut meliputi dasar-dasar teknik dan taktik, metodologi latihan, filosofi permainan, hingga manajemen kepelatihan bagi kelompok usia muda.

Sekretaris Umum PSSI Aceh, Nazaruddin memberikan sambutan pada pembukaan PSSI D License Coaching Course di Kabupaten Pidie foto bersama usai acara pembukaan. Foto: Dok PSSI Aceh.

Menurut Nazaruddin, penyelenggaraan kursus ini merupakan bagian dari upaya PSSI Aceh memperbanyak jumlah pelatih bersertifikat di seluruh daerah agar pembinaan sepak bola tidak hanya berkembang di kota-kota besar, tetapi juga menjangkau kabupaten.

“Kami berharap ilmu yang diperoleh peserta dapat diterapkan di sekolah sepak bola maupun klub masing-masing. Dengan begitu, kualitas pembinaan di Aceh akan semakin merata dan menjadi fondasi lahirnya talenta-talenta yang mampu bersaing di tingkat nasional,” ujarnya.

Kursus Lisensi D tersebut diselenggarakan Asprov PSSI Aceh bekerja sama dengan PSSI Kabupaten Pidie. Program ini diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat ekosistem pembinaan sepak bola Aceh melalui peningkatan kompetensi pelatih yang memiliki standar nasional.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *