162 Pelaku IKM di Kota Sabang Raih Sertifikat TKDN

162 pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Kota Sabang berhasil memperoleh sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) pada tahun ini. Foto/Difa.

Habapublik.com, Sabang : Sebanyak 162 pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Kota Sabang berhasil memperoleh sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) pada tahun ini.

Capaian ini melampaui target awal yang ditetapkan pemerintah pusat, yakni 135 sertifikat. Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop dan UKM) Sabang optimis angka ini akan terus meningkat dengan program pendampingan intensif yang sedang berjalan.

Kepala Bidang Industri Disperindagkop dan UKM Sabang, Maspriyono, mengatakan pihaknya telah memulai pendampingan sejak awal tahun untuk memastikan para pelaku IKM memenuhi standar sertifikasi TKDN.

“Kami memfasilitasi mereka dengan menghadirkan narasumber dari provinsi serta memberikan bimbingan terkait Nomor Induk Berusaha (NIB) dan persyaratan lainnya,” ujar Maspriyono, Kamis (5/12/2024).

Maspriyono menambahkan, usaha ini tidak hanya bertujuan untuk memenuhi target, tetapi juga meningkatkan kualitas produk IKM di Sabang. Sertifikat TKDN berperan penting sebagai tolok ukur kualitas, yang dapat meningkatkan daya saing produk lokal di pasar domestik maupun nasional.

Disperindagkop dan UKM Sabang juga mendorong keseriusan para pelaku usaha dalam mengikuti proses sertifikasi dan pendampingan. Program sertifikasi TKDN ini juga diharapkan memberikan dampak positif pada perekonomian daerah. Produk-produk bersertifikat dinilai mampu berkontribusi dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan penggunaan produk dalam negeri.

“Kami berharap setiap pelaku IKM memanfaatkan program ini untuk menstandarkan produk mereka agar lebih kompetitif. Kami akan terus mendukung IKM di Sabang untuk berkembang dan berkontribusi lebih besar bagi perekonomian nasional,” tutup Maspriyono.

Keberhasilan ini menunjukkan komitmen Disperindagkop dan UKM Sabang dalam mendampingi pelaku usaha serta meningkatkan kualitas dan daya saing produk lokal. Dengan pendampingan berkelanjutan, Sabang optimis mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan IKM di Indonesia.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *