Habapublik.com, Sabang : Harga beberapa bahan pokok di Pasar Induk Sabang mengalami perubahan. Gula pasir mengalami kenaikan harga dari Rp19.000 menjadi Rp20.000 per kilogram. Sementara itu, harga minyak goreng curah turun dari Rp21.000 menjadi Rp20.000 per liter.
Salah satu pedagang bahan pokok di Pasar Induk Sabang Rijal mengatakan, minyak Kita dijual seharga Rp18.000 per liter, sementara minyak goreng premium mencapai Rp22.000 per liter. Untuk komoditas beras, harga beras premium saat ini berada di angka Rp218.000 per sak, sedangkan beras SPHP dijual seharga Rp62.000 per sak.
Sementara untuk harga telur ayam juga mengalami penurunan signifikan, dari Rp58.000 menjadi Rp52.000 per lempeng. Ia memastikan bahwa stok bahan pokok hingga bulan Ramadhan nanti akan mencukupi kebutuhan masyarakat di Sabang.
“Daya beli masyarakat mengalami penurunan seiring dengan fluktuasi harga bahan pokok. Semoga menjelang bulan Ramadhan nanti, minat masyarakat untuk berbelanja akan kembali meningkat,” ujar Rijal, Minggu (09/02/2025).
Sementara itu, Zulfiadi, salah satu warga Sabang, mengungkapkan harga beras premium saat ini tergolong tinggi. Akibatnya, ia terpaksa memilih beras dengan kualitas standar. Hal serupa juga ia rasakan terhadap harga gula yang mengalami kenaikan.
“Jadi kalau beras, kami terpaksa membeli beras yang lebih murah, agar dapat memenuhi kebutuhan bahan pokok lainnya untuk sehari-hari. Kemudian seperti gula yang biasa dibeli hingga tiga kiloan, saat ini hanya mampu sebatas satu kilogram saja,” kata Zulfiadi.
Dengan kondisi ini, masyarakat Sabang berharap adanya langkah konkret dari pemerintah untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli, khususnya menjelang momen penting seperti bulan Ramadhan.
Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah mengadakan pasar murah guna membantu masyarakat mendapatkan bahan kebutuhan dengan harga yang lebih terjangkau.(*)












