Warga Bateshok Sabang Antusias Perluas Lahan Tanaman Nilam

Seorang petani Nilam di Gampong Bateshok, Kecamatan Sukamakmue, Kota Sabang. Foto/Dok Redaksi.

Habapublik.com, Sabang : Masyarakat Gampong Bateshok, Kecamatan Sukamakmue, Kota Sabang mulai beralih menanam nilam seiring meningkatnya harga jual minyaknya. Luas lahan nilam yang sebelumnya terbatas kini telah berkembang signifikan dalam waktu singkat.

Penjabat Keuchik Gampong Bateshok, Mansyur AG, mengatakan, antusias masyarakat menanam nilam mulai terlihat sejak Agustus 2024. Ketertarikan ini didorong oleh nilai ekonomi yang menggiurkan dari hasil penyulingan minyak nilam.

“Nilam sendiri di Gampong Bateshok mulai ditanam sejak Agustus lalu, karena harga minyaknya sempat menanjak hingga Rp2,4 juta per kilogram. Hal ini menginspirasi masyarakat untuk memperluas lahan hingga mencapai 20 hektare,” ujar Mansyur, Minggu (3/8/2025).

Ia menyebutkan bahwa hingga saat ini produksi minyak nilam telah mencapai lebih dari 200 kilogram. Jumlah itu dihasilkan dari lahan yang digarap oleh sekitar 30 petani khusus nilam.

“Prosesnya berkelanjutan, jadi masyarakat terus menambah lahan karena minat semakin tinggi. Tapi saat ini kami masih kekurangan alat penyulingan, dan petani harus antre untuk menyuling hasil panen,” tambahnya.

Saat ini terdapat tiga unit alat penyulingan yang aktif digunakan, dua milik pribadi dan satu milik kelompok. Pemerintah desa, sedang diupayakan penambahan dua unit lagi untuk memenuhi kebutuhan para petani.

Mansyur berharap dukungan dari pemerintah agar harga minyak nilam kembali stabil. Ia menilai perkembangan tanaman nilam mampu membuka lahan tidur sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *