Daerah  

Polisi Bahas Peran dan Potensi Kerawanan P2K dalam Pilchiksung Pidie Jaya

Polres Pidie Jaya bersama Pemkab bahas peran serta potensi kerawanan Panitia Pemilihan Keuchik (P2K) sebagai jantung penyelenggaraan pada Pilchiksung 2025. Foto/Humas Polres Pijay.

Habapublik.com, Meureudu: Polres Pidie Jaya bersama Pemkab bahas peran serta potensi kerawanan Panitia Pemilihan Keuchik (P2K) sebagai penyelenggaraan pada Pilchiksung 2025, Senin (6/10/2025), bertempat di Aula Setdakab Lantai 2 Kantor Bupati setempat.

Pada pertemuan yang turut diikuti jajaran Panwaslu, Komisioner KIP Divisi Hukum, para Ketua P2K Gampong, unsur DPMG, serta stakeholder lain juga mensosialisasi tata cara pencoblosan Pilchiksung.

Asisten I Sekda Pidie Jaya H. Said Abdullah, dalam hal ini mengapresiasi pertemuan antara pemerintah kabupaten dan aparat kepolisian dalam mengawal proses demokrasi di tingkat gampong demi terciptanya Pilchiksung yang damai dan terkendali.

“Mari kita berkolaborasi dengan bersama agar Pilchiksung di Pidie Jaya dapat berjalan aman, damai, dan terkendali. Masukan dari semua pihak sangat kami harapkan untuk kelancaran dan kesuksesan pelaksanaan Pilchiksung tahun ini,” ujarnya.

Bersamaan dengan itu Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu melalui Kabag Ops Polres Pidie Jaya Kompol Chairil Anshar menegaskan komitmennya dalam menjaga netralitas dan keamanan selama tahapan Pilchiksung berlangsung.

Polres Pidie Jaya bersama Pemkab bahas peran serta potensi kerawanan Panitia Pemilihan Keuchik (P2K) sebagai jantung penyelenggaraan pada Pilchiksung 2025. Foto/Humas Polres Pijay.

Ia menyebutkan, bahwa Panitia Pemilihan Keuchik (P2K) memiliki peran sangat vital dalam menjaga integritas dan kelancaran proses Pilchiksung di tingkat gampong. Oleh karena itu polisi akan berdiri di tengah-tengah, menjaga netralitas, dan siap melakukan pengamanan.

“Dua personel akan kami tempatkan di setiap TPS, dan kami juga telah meminta bantuan personel Brimob Polda Aceh untuk memperkuat pengamanan saat hari pencoblosan serentak 13 Oktober 2025,” jelasnya.

Senada dengan itu Kasat Reskrim Polres Pidie Jaya Iptu Fauzi Atmaja, pada momen tersebut paparkan tentang urgensi Pilchiksung sebagai atensi strategis kepolisian, landasan hukum, serta fokus penegakan hukum yang akan menjadi perhatian selama tahapan berlangsung.

Menurutnya Pilchiksung memiliki karakteristik khusus yang melibatkan emosi dan fanatisme komunal yang rentan memicu gesekan horizontal. Sehingga katanya dengan tegas menjadi perhatian serius polres Pidie Jaya.

Disisi lain Kasat Reskrim juga menyebutkan pentingnya memahami peran dan potensi kerawanan dari P2K sebagai jantung penyelenggaraan yang begitu sarat intervensi. Juga keperpihakan Tuha Peut Gampong, dan konflik kepentingan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *