Pasca Bencana, Harga Pakan Ayam di Aceh Tengah Melonjak Drastis

Pascabencana alam yang melanda Kabupaten Aceh Tengah, dampak mulai terasa pada sektor peternakan. Harga pakan ayam di kawasan Takengon mengalami kenaikan drastis. Foto: Riyan.

Habapublik.com, Takengon: Pascabencana alam yang melanda Kabupaten Aceh Tengah, dampak mulai terasa pada sektor peternakan. Harga pakan ayam di kawasan Takengon mengalami kenaikan drastis, membuat para peternak semakin terbebani.

Seorang pembeli pakan, Subhan, mengaku kenaikan terjadi merata pada berbagai jenis pakan. Pur yang sebelumnya dijual Rp10 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp15 ribu.

Jagung yang biasanya Rp7 ribu melonjak menjadi Rp12 ribu, sementara padi yang semula Rp8 ribu kini sudah mencapai Rp10 ribu per kilogram.

Para pedagang menyebutkan, sulitnya mendapatkan pasokan barang menjadi penyebab utama kenaikan harga. “Sekali ada barang, harga langsung naik,” ungkap salah seorang pedagang, Selasa (30/12/2025).

Selain itu, beberapa jenis pakan seperti padi halus atau dedak dan jagung halus masih sulit ditemukan di pasaran. Dedak pun mengalami hal serupa, yang biasanya hanya Rp2 ribu per kilogram kini langka, dan jika tersedia harganya sudah menembus Rp5 ribu.

Kondisi ini menambah tantangan bagi para peternak ayam di Aceh Tengah yang tengah berusaha bangkit setelah bencana. Mereka berharap pemerintah dapat segera menstabilkan pasokan dan harga pakan agar usaha ternak tetap berjalan dan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *