Habapublik.com, Sabang – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Gampong Ie Meulee gelar panen perdana dan penanaman kembali sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan gampong. Kegiatan ini menjadi wujud pemanfaatan lahan terbatas yang dikelola secara berkelanjutan oleh anggota PKK.
Ketua PKK Gampong Ie Meulee, Mariani, mengatakan kegiatan tersebut merupakan program ketahanan pangan yang telah dimulai sejak Desember 2025. Program ini dikelola secara bersama oleh anggota PKK dengan sistem pembagian tugas perawatan tanaman.
“Ini panen perdana sambil tanam kembali, dan semuanya dilakukan dalam rangka ketahanan pangan Gampong Ie Meulee. Tanaman yang dibudidayakan meliputi kangkung, bayam, jahe, serai, serta ditambah bawang, gambas, dan kacang panjang,” ujar Mariani, Senin (26/01/2026).
Penanggung Jawab Kegiatan (PIC) Bidan Untuk Negeri LKC Dompet Dhuafa (LKC DD) Rifa Sholeha, S.Tr.Keb, Bdn, menyampaikan pihaknya berperan dalam penyediaan lahan dan sarana pendukung pertanian. Lahan yang digunakan merupakan pinjam pakai milik warga setempat dengan masa kontrak satu setengah tahun.
“Mulai dari penyediaan bibit, peralatan menanam, pupuk kandang, hingga pembangunan bedeng dan pagar difasilitasi oleh LKC Dompet Dhuafa. Kami berharap program kebun sehat ini dapat dilanjutkan secara mandiri oleh PKK hingga Mei 2027,” kata Rifa.
Sementara itu, Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian dan Pangan Kota Sabang, Widia mengungkapkan, pemerintah daerah juga turut memberikan dukungan melalui bantuan sarana produksi dan pendampingan teknis. Pendampingan dilakukan secara langsung oleh penyuluh wilayah bersama tim teknis.
“Kami telah memberikan bantuan bibit, pupuk cair organik, serta melakukan pendampingan sebagai bentuk kolaborasi untuk meningkatkan ketahanan pangan. Dinas siap mendukung gampong lain yang membutuhkan pendampingan serupa,” ungkap Widia.
Hasil panen perdana ini dibagikan kepada 20 anggota PKK sebagai pemenuhan kebutuhan pangan keluarga. Ke depan, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan anggota sekaligus mendorong pengembangan kebun pekarangan secara mandiri dan berkelanjutan.(*)












