Selama Ramadan 1447 H, Harga Kelapa Kukur di Pasar Induk Sabang Naik

Harga kelapa kukur di Pasar Induk Kota Sabang mengalami kenaikan selama bulan Ramadan 1447 Hijriah. Foto: Difa.

Habapublik.com, Sabang – Harga kelapa kukur di Pasar Induk Kota Sabang mengalami kenaikan selama bulan Ramadan 1447 Hijriah. Kenaikan ini dipicu meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap santan untuk berbagai menu berbuka dan sahur.

Salah satu pedagang kelapa kukur di Pasar Induk Sabang, Yan, menyampaikan harga mulai naik sejak awal Ramadan. Ia mengatakan lonjakan permintaan paling terasa saat momen meugang.

“Sekarang kelapa kukur delapan ribu per butir, kalau diperas jadi santan sepuluh ribu per butir. Kenaikan tersebut masih dalam batas wajar mengikuti kondisi pasar,” kata Yan, Rabu 25 Februari 2026.

Yan menjelaskan kelapa yang dijual berasal dari sejumlah wilayah di Kota Sabang seperti Keuneukai, Ujung Kareng, Bateshok dan kawasan lainnya. Pasokan lokal itu dinilai masih mencukupi kebutuhan warga selama Ramadan.

Pedagang lainnya, Zulfadli, mengaku penjualan meningkat signifikan menjelang meugang. Ia menyebut stok kelapa yang disiapkan setiap hari rata-rata mencapai 300 butir.

“Kalau lagi ramai dan habis semua, bisa untung lebih dari satu juta per hari, tapi kalau sepi sekitar lima ratus ribu. Keuntungan sangat bergantung pada jumlah kelapa yang terjual,” ujar Zulfadli.

Menurutnya, pada sepekan awal Ramadan terjadi sedikit penurunan minat beli dibandingkan saat meugang. Meski demikian, kelapa tetap menjadi bahan pokok yang dibutuhkan masyarakat setiap hari.

Para pedagang berharap daya beli warga tetap stabil hingga akhir Ramadan. Mereka juga memastikan ketersediaan stok tetap terjaga agar tidak terjadi kelangkaan di Pasar Induk Sabang.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *