Habapublik.com, Sabang – Khatam Al-Qur’an yang digelar Pemerintah Kota Sabang dalam rangka 1 Muharram 1448 H dan HUT Kota Sabang ke-61 menjadi momentum refleksi untuk memperkuat spirit hijrah dalam membangun daerah. Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam mengajak masyarakat menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai penggerak kemajuan Sabang yang religius dan berkarakter.
Kegiatan yang berlangsung khidmat Kamis malam (18/6/2026) itu digelar di Masjid Agung Babussalam dan dihadiri Wali Kota Sabang bersama unsur Forkopimda, jajaran perangkat daerah, TNI–Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan jamaah.
Lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan secara bergantian menjadi penanda rasa syukur atas perjalanan Kota Sabang yang telah memasuki usia ke-61 tahun, sekaligus penguat nilai spiritual di tengah kehidupan masyarakat.
Pada kesempatan itu, Wali Kota Sabang menegaskan bahwa momen ini menjadi ruang muhasabah untuk memperkuat semangat persatuan, meningkatkan kualitas keimanan, dan mempercepat arah pembangunan daerah yang berlandaskan nilai-nilai agama.
“Malam ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum muhasabah bagi kita semua. Usia Kota Sabang yang ke-61 merupakan amanah besar yang harus kita syukuri dengan terus bekerja dan berikhtiar membangun daerah, sekaligus memperkuat fondasi moral dan spiritual masyarakat melalui nilai-nilai Al-Qur’an,” ujar Zulkifli.
Menurutnya, semangat hijrah harus menjadi energi perubahan dalam membangun Sabang ke arah yang lebih baik.
“Hijrah mengajarkan kita tentang perubahan, pengorbanan, dan kerja keras. Nilai-nilai itulah yang harus kita implementasikan dalam pembangunan Kota Sabang. Kita ingin Sabang tidak hanya maju secara infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga menjadi kota yang religius, harmonis, dan berkarakter,” tambahnya.
Wali Kota Sabang juga menekankan pentingnya kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.
“Sabang tidak bisa dibangun oleh pemerintah saja. Dibutuhkan dukungan seluruh masyarakat, ulama, tokoh adat, pemuda, perempuan, serta seluruh elemen daerah. Dengan persatuan dan doa bersama, insya Allah Sabang akan semakin maju, sejahtera, dan diberkahi Allah SWT,” lanjutnya.
Peringatan ini memadukan momentum keagamaan dan hari jadi daerah, sekaligus menegaskan bahwa pembangunan Kota Sabang tidak hanya berfokus pada fisik, tetapi juga pada penguatan SDM dan nilai-nilai religius sebagai fondasi utama. Khatam Al-Qur’an dalam rangka HUT Kota Sabang ke-61 ini mencerminkan semangat kebersamaan serta komitmen mewujudkan Sabang yang maju, berdaya saing, dan berlandaskan syariat Islam.
“Di usia ke-61 tahun ini, mari kita jadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dan sumber inspirasi dalam membangun Sabang yang maju, religius, serta bermartabat. Semoga setiap langkah pembangunan yang kita lakukan mendapat ridha dan keberkahan dari Allah SWT,” tutupnya.(*)












