Habapublik.com, Lhokseumawe: Banyaknya kerusakan dan lubang di jalan menjadi keluhan karena semakin mengancam keselamatan masyarakat khususnya penggunaan jalan diseputaran jalan lintas kecamatan yang ada diwilayah Kota Lhokseumawe.
Sejumlah warga Kota Lhokseumawe menilai Pemerintah Kota melalui Dinas PUPR Kota Lhokseumawe terkesan menutup mata terhadap ruas jalan rusak dan berlubang terbiar tanpa penanganan cepat.
Dari Pantauan Tim liputan, kondisi kerusakan dan lubang jalan yang kerap nyaris menelan korban pengguna jalan, justru terjadi di jalan lintas padat kendaraan yang dilalui malam hari di pusat keramaian jalan lintas kecamatan Banda Sakti kota Lhokseumawe.
Salah satunya ruas jalan Depan Mapolsek Banda Sakti, hingga jalan Stadion yang kerap membuat penguna jalan kendaraan roda terjebak lubang jalan tertutup air hujan. Lokasi lubang jalan ini tidak jauh dari gedung Dinas PUPR.
Meski sebagian lubang sudah dicoba ditambal semen, namun tidak bertahan lama lubang maut tergenang air pun kembali menganga menanti korban.
Banyak pengguna jalan khusus pengendara kendaraan sepeda motor atau roda dua yang mengaku nyaris terjebak lubang jalan tergenang air hujan. Keluhan ini paling banyak di alami penggunaan jalan yang melintas pada malam hari.
“Sakit pinggang saya akibat terperosok lubang jalan tergenang air, soalnya hindari sebelah kanan ada mobil lawan arah, sudah tikungan eh jalan lubang di areanya jalan menuju Stadion,“keluh Winaryani, ketika berboncengan suaminya pada malam hari dijalan Stadion. Sabtu, (25/10/2024).
Salah seorang pengendara motor Usman mengatakan warga sudah lama mengeluh dengan kondisi kerusakan dan lubang jalan yang tersebar hampir di seluruh ruas jalan utama antar kecamatan.
Karena semakin lama terbiar maka kondisi kerusakannya kian parah dengan pecahan aspal menjadi ranjau kerikil. Demikian pula dengan lubang jalan yang semakin dalam.
Bahkan untuk mencegah jatuhnya korban yang melintas, warga terpaksa menambal sendiri dengan menggunakan semen. Namun sayangnya, tambalan material semen cepat rusak hingga pecahannya berserak di badan jalan aspal.
“Kondisi demikian bisa membahayakan pengendara yang melintas karena khawatir bisa tergelincir dan jatuh ke dalam lubang jalan,”kata Usman nenambahkan.
Kondisi pemandangan jalan rusak dapat dijumpai di sejumlah ruas Jalan Pase, Jalan Merdeka Barat, Merdeka Timur, lingkaran Waduk raksasa, Stadion Tunas Bangsa, Kp3, Petua Ibrahim Kel. Teumpok Teungoh dan sekitarnya.(*)












