Habapublik.com, Lhokseumawe: Tim sukses pendukung salah satu pasangan calon Walikota-Wakil Walikota Lhokseumawe melakukan aksi obrak-abrik kotak suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 03 di Gampong Meunasah Blang, Kemukiman Kandang, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Rabu (27/11/2024).
Oknum Timses salah satu Paslon Walikota dan Wakil Walikota tersebut belakangan diketahui bernama Zulkifli alias Z, ia menendang kotak suara itu sampai berhamburan karena ditengarai ada dugaan kecurangan.
Insiden ini sempat membuat suasana menjadi ricuh dan menimbulkan kepanikan sebagian warga yang berada dilokasi pemungutan suara di Desa Meunasah Blang, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, namun situasi kembali setelah pelaku diamankan Aparat kepolisian.
Anggota Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kecamatan Muara Dua, Anna Miswar mengatakan, pelaku pengrusakan itu dilaporkan Panwaslih untuk diamankan petugas kepolisian.
Kata Dia, peristiwa ini menyebabkan masyarakat yang hendak melakukan pencoblosan pilkada menjadi resah dan panik.
”Pada Rabu pagi (27/11/2024), pelaku datang ke TPS langsung menendang kotak suara sehingga berhamburan ke tanah. Kita dari Panwaslih langsung bilang ke polisi yang berjaga untuk diamankan, ” ujar Anna Miswar di lokasi, Rabu (27/11/2024).
Pelaku yang diamankan itu sudah dibawa petugas Polres Lhokseumawe, untuk penyidikan lebih lanjut. Polisi sudah memintai keterangan dari beberapa saksi mata di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Amatan tim liputan Habapublik.com suasana di TPS 03 kembali normal setelah pelaku diamankan aparat kepolisian. Zulkifli alias Z merupakan salah-satu timses paslon walikota-wakil walikota nomor urut 3, Ismail A Manaf-Azhar Mahmud (IMAM).
Tim Muspida plus yang dipimpin Pejabat Walikota Lhokseumawe, A Hanan bersama Kapolres, Hengki Iswanto dan Danrem 011/Lilawangsa, Ali Imran, tiba dilokasi kejadian untuk memastikan penyelenggaraan pemilu disana berlangsung lancar dan aman.
Berdasarkan data di Lhokseumawe ada 4 paslon yang ambil bagian dalam pilkada 2024, yaitu nomor urut 1 Azhari-Zulkarnen (Azkar), nomor urut 2 Sayuti Abubakar-Husaini (Sah), nomor urut 3 Ismail A Manaf-Azhar Mahmud (Imam), dan nomor urut 4 H Fathani-H Zarkasyi (Fazar).
Menurut Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Lhokseumawe, Abdul Hakim, insiden ini telah dilaporkan kepada pihak keamanan.
“Kami sangat menyesalkan kejadian ini, namun semua pihak terkait telah sigap untuk mengamankan situasi. Proses pemungutan suara tetap berjalan dengan baik meskipun sempat terganggu,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslih) Kota Lhokseumawe, Abdul Gani, menjelaskan bahwa pelaku saat ini telah diamankan oleh pihak kepolisian.
“Pelaku berhasil diamankan dan saat ini sudah berada di Polsek setempat untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kami menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak berwenang,” jelas Abdul Gani.(*)












