Habapublik.com, Banda Aceh: Salah seorang pemuda Gampong Jawa Kecamatan Kutaraja, Kota Banda Aceh Rusmadi, mengusulkan kepada Pemko Banda Aceh untuk pemekaran dusun.
Pasalnya, sejak pasca gempa dan tsunami 2004 Banda Aceh, pembangunan perumahan dan populasi penduduk di Kota Banda Aceh juga semakin meningkat.
“Seperti di Gampong Jawa, Kecamatan Kutaraja sepertinya perlu penambahan atau pemekaran dusun,” jelas Rusmadi yang juga Ketua Komite SMAN 14 Iskandar Muda ini, Rabu (18/12/2024).
Lanjutnya, saat ini di Gampong Jawa ada 5 dusun yakni Dusun Nyak Raden 100 KK, Hamzah Yunus 222 KK, Tuan Dibanda 210 KK, Said Usman 240 KK, dan Tgk Muda 304 KK.

Sementara jumlah jiwa sebanyak 3.086 orang tahun 2023 dengan rincian laki laki 1.560 orang dan perempuan1.526 orang. “Kalau kita lihat jenis kelaminnya lebih banyak laki laki dari pada perempuan,” ujarnya.
Dikatakan, walaupun pemekaran ini harus disesuaikan dengan aturan pemerintah tentang pemekaran daerah maupun dusun, termasuk anggaran yang mendukung.
Terkait hal ini, Plt Asisten 1 Pemko Banda Aceh, Muhammad Ridha, yang dikonfirmasi Selasa (17/12/2024), menyampaikan untuk pemekaran gampong maupun dusun ada aturannya, ada syarat yang harus dilengkapi termasuk jumlah penduduk.
“Kalau dilakukan pemekaran dusun apa bisa menghidupkan masyarakatnya atau tidak terjadi konflik sosial, ada pertimbangan tentu,” jelas Muhammad Ridha yang juga Kabag Pemerintahan.
Dikatakannya, untuk pemekaran dusun ini juga didukung dengan kesanggupan anggaran desa misalnya, karena butuh perangkat desa yang baru lagi.(*)












