Budaya  

Geulayang Tunang Festival Tarik Minat Wisatawan Sabang

Panitia foto bersama dengan peserta Geulayang Tunang Festival 2025 di Dermaga CT3 BPKS Sabang. Foto/Difa.

Habapublik.com, Sabang : Pemerintah Kota Sabang kembali menggelar Geulayang Tunang Festival 2025 sebagai bagian dari promosi budaya lokal. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari di Dermaga CT3 BPKS Sabang.

Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Sabang, Murdiana, S.Si., M.Si mengatakan, festival ini diharapkan mampu mengangkat kembali permainan tradisional Aceh. “Geulayang Tunang bukan sekadar permainan, tapi juga bagian dari warisan budaya yang harus terus kita lestarikan,” ujarnya, Senin (30/06/2025).

Festival ini mengusung tema “Melestarikan Seni dan Budaya di Ujung Barat Sumatera” dan menyedot antusiasme masyarakat serta wisatawan. Sebanyak 100 grup layangan dari berbagai gampong turut serta memeriahkan kompetisi.

Murdiana menambahkan bahwa pelestarian budaya lokal menjadi kunci penting dalam strategi pariwisata Sabang. “Selain hiburan, festival ini juga menjadi daya tarik wisata sekaligus meningkatkan PAD daerah,” katanya.

Geulayang Tunang atau layang-layang ikat dikenal sebagai permainan tradisional yang biasa dimainkan setelah panen padi. Kini, permainan ini diangkat kembali dalam format festival untuk mempererat silaturahmi antarwarga.

Total peserta dalam ajang ini mencapai 250 orang, dengan jenis perlombaan layang ikat menggunakan metode patieng. Pemenang akan mendapatkan hadiah berupa piala, sertifikat, serta uang tunai hingga Rp4 juta.

Geulayang Tunang Festival 2025 menjadi momentum memperkuat citra Sabang sebagai destinasi budaya dan rekreasi. Pemerintah berharap agenda tahunan ini dapat terus berkembang dan menjadi magnet baru pariwisata Aceh.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *