Habapublik.com, Banda Aceh: Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh bersama Ikatan Pegawai Bank Indonesia (IPEBI) Aceh menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak banjir di sejumlah wilayah di Aceh, khususnya Kabupaten Pidie Jaya, Aceh Utara, dan Aceh Tengah, Senin (8/12/2025).
Bantuan mencakup sembako, beras, biskuit, susu, pakaian, hingga obat-obatan yang diberangkatkan langsung melalui jalur darat melalui mobil truk uang (remise) dari Banda Aceh yang dipimpin langsung oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh, Agus Chusaini.
Setibanya di lokasi, bantuan diserahkan kepada masyarakat di Gampong Muara Dua dan Gampong Beurawang, Kabupaten Pidie Jaya. Dalam kunjungan tersebut, Agus Chusaini turut berinteraksi dengan masyarakat, bertemu dengan Keuchik setempat, dan meninjau langsung kondisi lapangan yang masih terdampak banjir.
Rincian bantuan yang disalurkan meliputi 200 sak beras, 100 dus mie instan, air mineral, biskuit, dan susu UHT dengan jumlah siginakan dan disertakan pakaian dalam dan berbagai obat-obatan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak.
Selain penyaluran di wilayah Pidie Jaya, tim Bank Indonesia Aceh juga telah berkoordinasi dengan Bank Indonesia Lhokseumawe untuk pengiriman bantuan kepada warga terdampak banjir di Aceh Utara. Bantuan tersebut telah diberangkatkan pada tanggal 5 Desember kemarin melalui jalur laut menggunakan KN Anatares dari Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, mengingat beberapa titik di wilayah tersebut masih sulit dijangkau melalui transportasi darat. Bantuan mendarat sehari setelahnya di Pelabuhan Krueng Geukeuh, Kabupaten Aceh Utara. Sedangkan untuk wilayah Aceh Tengah, Bank Indonesia Provinsi Aceh turut menyalurkan bantuan logistik berupa beras, minyak dan kebutuhan lainnya yang didistribusikan langsung melalui jalur udara pada tanggal 1 Desember 2025 lalu.
Disamping pemberian bantuan logistik secara langsung, Bank Indonesia Provinsi Aceh juga terus berkomunikasi intensif bersama dengan perbankan untuk memastikan aktivasi bertahap terkait layanan Sistem Pembayaran dan ATM di seluruh wilayah. Beberapa wilayah seperti Aceh Tamiang, Aceh Utara, Aceh Timur, dan Gayo Lues masih dalam proses pemulihan, namun tren perbaikan menunjukkan arah yang semakin positif. Upaya pemulihan distribusi pangan dan layanan perbankan ini menjadi bagian dari langkah bersama untuk menjaga stabilitas ekonomi dan memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan ditengah bencana yang melanda wilayah Aceh.
Pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan perbankan terus memperkuat kolaborasi agar pemulihan berlangsung cepat dan menyeluruh.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh menyampaikan bahwa Bank Indonesia Aceh akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan berbagai pihak di daerah-daerah yang masih terdampak banjir. Upaya penyaluran bantuan serta layanan perbankan akan terus dilanjutkan guna memastikan dukungan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan secara tepat dan cepat. (*)












