Habapublik.com, Takengon: Harga cabai di Aceh Tengah mengalami penurunan drastis, dengan harga jual di pasar hanya berkisar Rp10.000 hingga Rp13.000 per kilogram, baik untuk cabai merah, cabai besar, maupun cabai rawit.
Penurunan harga ini disebabkan oleh panen raya di Kecamatan Ketol, namun akses jalan yang terputus akibat bencana hidrometeorologi membuat petani kesulitan menjual hasil panennya ke luar daerah.
Fatimah, seorang pedagang, mengaku bahwa harga cabai yang dibeli dari petani di Aceh Tengah sangat rendah, sehingga membuatnya harus menjual dengan harga yang sama untuk menghindari kerugian. “Di Ketol sedang panen cabe, harganya turun karena bencana, nggak bisa dijual keluar daerah,” ujarnya, Rabu (17/12/2025).
Bencana hidrometeorologi yang melanda Aceh Tengah telah menyebabkan kerusakan infrastruktur, termasuk jalan dan jembatan, sehingga mengganggu distribusi hasil pertanian dan menyebabkan harga cabai anjlok.
Petani di daerah tersebut berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk membantu mereka, baik melalui perbaikan akses jalan darurat, fasilitasi transportasi hasil panen, maupun kebijakan stabilisasi harga di tingkat petani.(*)










