Dampak Banjir Aceh, Hunian Hotel di Sabang Menurun

Dampak Banjir Aceh, Hunian Hotel di Sabang Menurun. Foto: Difa.

Habapublik.com, Sabang: Pelaku usaha hotel dan homestay di Kota Sabang mengeluhkan sepinya tingkat hunian dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini dipicu dampak bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di sejumlah wilayah Aceh.

Resepsionis Hotel Montana, Rafi mengatakan, penurunan okupansi terjadi signifikan sejak akses darat menuju Sabang terganggu. Banyak wisatawan memilih menunda perjalanan karena kondisi jalan dari Sumatera menuju pelabuhan belum sepenuhnya normal.

“Sejak terjadi banjir dan longsor di Aceh, booking kamar menurun drastis dan tamu banyak yang membatalkan. Pembatalan dilakukan baik untuk reservasi mendadak maupun yang sudah dijadwalkan sebelumnya,” ujar Rafi, Jumat 926/12/2025).

Menurutnya, beberapa pemesanan yang sudah masuk untuk akhir bulan juga tidak terealisasi. Wisatawan khawatir dengan kelancaran perjalanan meskipun kondisi cuaca di Sabang relatif aman.

Keluhan serupa disampaikan Yessi, salah satu pemilik homestay di Sabang, yang juga mengalami pembatalan reservasi. “Booking yang sudah ada bahkan sampai tanggal 30 hingga 01 Januari 2026 dibatalkan karena akses darat dari Sumatera belum bisa dilalui,” katanya.

Yessi menambahkan, kondisi tersebut sangat berdampak pada pendapatan pelaku usaha penginapan skala kecil. Sebagian besar tamu berasal dari luar daerah yang mengandalkan jalur darat dan laut untuk menuju Sabang.

Para pelaku usaha berharap, akses transportasi darat di Aceh segera pulih agar arus wisatawan kembali normal. Mereka juga berharap adanya informasi resmi terkait kondisi jalur perjalanan untuk memulihkan kepercayaan calon wisatawan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *