Puluhan Warga Padati Kantor Bank Aceh Syariah Cabang Subulussalam Antre Tukar Uang Pecahan

Puluhan warga mulai memadati kantor Bank Aceh Syariah Kantor Cabang Subulussalam. Kedatangan warga ini bertujuan untuk melakukan penukaran uang pecahan kecil guna menyambut hari raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Foto: Juan B.

Habapublik.com, Subulussalam : Memasuki akhir Ramadan, puluhan warga mulai memadati kantor Bank Aceh Syariah Kantor Cabang Subulussalam. Kedatangan warga ini bertujuan untuk melakukan penukaran uang pecahan kecil guna menyambut hari raya Idul Fitri 1447 Hijriah yang tinggal menghitung hari, Jumat 13 Maret 2026.

Fenomena tahunan ini menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat akan uang kartal dengan kondisi baru untuk dibagikan sebagai tradisi santunan atau salam tempel saat lebaran nanti.

Indra, salah seorang warga yang ikut mengantre, mengaku sengaja datang lebih awal untuk memastikan mendapatkan pecahan uang yang diinginkan. Ia berencana membawa uang pecahan tersebut saat melakukan perjalanan mudik ke kampung halamannya.

“Saya ingin menukarkan uang pecahan 2 ribu, 5 ribu, dan 10 ribu rupiah yang mau dibawa pulang kampung nanti,” ujar Indra saat ditemui di lokasi penukaran uang pada kantor Bank Aceh Syariah tersebut, Jumat 13/3/2026).

Ia menambahkan bahwa dirinya rela menyisihkan waktu dan tenaga untuk mengantre karena sulitnya mendapatkan uang baru di tempat lain. Menurutnya, pecahan kecil sangat dibutuhkan agar distribusi uang hari raya kepada sanak saudara di kampung menjadi lebih mudah.

“Saya khusus datang ke sini karena memang untuk mendapatkan uang baru dengan pecahan yang dibutuhkan pada saat lebaran nanti,” tambah Indra.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Bank Aceh Syariah Kantor Cabang Subulussalam belum memberikan keterangan resmi terkait total dana yang disiapkan.

“Belum diketahui secara pasti berapa jumlah kuota uang pecahan yang disediakan untuk melayani kebutuhan masyarakat menjelang lebaran tahun ini,”lapor wartawan Habapublik.com.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *