Ragam  

FAKOSA Gelar Aksi Bersih Pantai dan Daur Ulang Sampah di Pantai Sumur Tiga

Forum Anak Kota Sabang (FAKOSA) menggelar kegiatan HAPCLING atau Happy Recycling di kawasan Pantai Sumur Tiga, Sabang. Kegiatan tersebut diisi dengan aksi bersih pantai serta pembuatan kerajinan dari limbah daur ulang oleh anggota forum anak. Foto: Difa

Habapublik.com, Sabang – Forum Anak Kota Sabang (FAKOSA) menggelar kegiatan HAPCLING atau Happy Recycling di kawasan Pantai Sumur Tiga, Sabang. Kegiatan tersebut diisi dengan aksi bersih pantai serta pembuatan kerajinan dari limbah daur ulang oleh anggota forum anak.

Ketua FAKOSA Angga Sudji Pranoto mengatakan, kegiatan HAPCLING rutin dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian anak-anak terhadap lingkungan di Kota Sabang. Menurutnya, forum anak juga ingin ikut berkontribusi menjaga kebersihan dan keasrian kawasan wisata pantai di Sabang.

“Melalui kegiatan HAPCLING ini kami ingin mengajak anak-anak lebih peduli terhadap lingkungan dan menjaga pantai tetap bersih. Kami juga ingin menunjukkan bahwa forum anak bisa ikut berperan dalam membuat Kota Sabang menjadi lebih asri,” ujar Angga, Sabtu 09 Mei 2026.

Kegiatan diawali dengan aksi pengumpulan sampah di sepanjang kawasan Pantai Sumur Tiga yang melibatkan anggota FAKOSA. Sampah yang berhasil dikumpulkan kemudian dipilah untuk dimanfaatkan kembali menjadi bahan kerajinan daur ulang.

Angga menambahkan setelah aksi bersih pantai selesai, para peserta melanjutkan kegiatan recycle art dengan memanfaatkan limbah yang telah dikumpulkan. Berbagai hasil kerajinan nantinya dipersiapkan untuk ditampilkan pada peringatan Hari Anak Nasional tingkat Kota Sabang tahun 2026 maupun kegiatan lainnya.

“Recycle art ini menjadi cara kami mengubah limbah menjadi sesuatu yang bermanfaat dan bernilai seni. Hasil karya yang dibuat nantinya akan kami tampilkan pada acara Hari Anak Nasional Kota Sabang dan kegiatan lainnya,” kata Angga.

FAKOSA berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya anak-anak, agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah. Selain menjaga kawasan wisata tetap bersih, kegiatan itu juga menjadi wadah kreativitas anak-anak Kota Sabang dalam menciptakan karya dari barang bekas.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *