Harga Bawang, Cabai dan Gula Pasir di Takengon Naik Tajam

Harga gula pasir yang menjadi kebutuhan pokok rumah tangga melonjak dari Rp23 ribu menjadi Rp25 ribu per kilogram, atau naik 8,7 persen. Seorang IRT sedang membeli gula pasir. Foto: Riyan.

Habapublik.com, Takengon – Suasana pasar tradisional di Kota Takengon belakangan ini semakin ramai dengan keluhan para ibu rumah tangga. Mereka harus merogoh kocek lebih dalam untuk membeli bawang dan cabai, dua bahan dapur yang hampir tak pernah absen dari masakan sehari-hari.

Data resmi dari Dinas Perdagangan Aceh Tengah per 8 Juni 2026 menunjukkan, harga bawang merah lokal naik dari Rp40 ribu menjadi Rp45 ribu per kilogram, sementara bawang merah Medan naik dari Rp45 ribu menjadi Rp50 ribu per kilogram.

Kenaikan juga terjadi pada cabai merah besar dari Rp40 ribu menjadi Rp45 ribu per kilogram, serta cabai merah keriting dari Rp35 ribu menjadi Rp40 ribu per kilogram.

Tak hanya itu, gula pasir yang menjadi kebutuhan pokok rumah tangga juga melonjak dari Rp23 ribu menjadi Rp25 ribu per kilogram, atau naik 8,7 persen. Buncis pun ikut naik dari Rp10 ribu menjadi Rp12 ribu per kilogram.

Meski ada komoditas yang turun harga, seperti cabe caplak dari Rp40 ribu menjadi Rp30 ribu per kilogram dan tomat lokal dari Rp15 ribu menjadi Rp12 ribu per kilogram, penurunan ini belum cukup menutup beban kenaikan pada bahan pokok lain.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *