Habapublik.com,Sabang – Pasokan Liquefied Petroleum Gas atau LPG ke Kota Sabang mengalami gangguan dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini terjadi setelah musibah yang menimpa kapal distributor yang selama ini mengangkut tabung gas dari daratan Aceh menuju Sabang.
Sejumlah pangkalan dilaporkan mulai mengalami keterbatasan stok akibat belum masuknya pasokan baru. Situasi tersebut membuat masyarakat mulai khawatir terhadap ketersediaan LPG yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga maupun kegiatan usaha.
Salah satu pemilik pangkalan LPG di Gampong Ie Meulee, Muhammad Nur, mengatakan stok LPG di pangkalannya saat ini telah habis. Ia menyebut pasokan terakhir diterima pada 6 Juni lalu dan hingga kini belum ada kepastian mengenai jadwal distribusi berikutnya.
“Kondisi di pangkalan saat ini stok sudah habis terakhir masuk tanggal 6 Juni. Karena adanya musibah, sampai sekarang belum ada pasokan lagi. Kami berharap ada solusi dan tindakan cepat agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” ujarnya, Senin 8 Mei 2026.
Muhammad Nur menambahkan, sejak stok menipis banyak warga datang ke pangkalan untuk menanyakan ketersediaan LPG. Menurutnya, masyarakat berharap pasokan dapat segera kembali normal sehingga kebutuhan sehari-hari tidak terganggu.
Sementara itu, warga Sabang, Zainuddin, menilai kelancaran distribusi LPG sangat penting karena menyangkut kebutuhan rumah tangga dan aktivitas ekonomi masyarakat. Ia berharap pemerintah daerah bersama pihak distributor dapat segera mencari solusi agar pasokan kembali lancar.
“Kami sangat membutuhkan kelancaran pasokan gas agar kebutuhan rumah tangga dan kegiatan ekonomi masyarakat tidak terganggu. Kami berharap ada langkah cepat dari pemerintah dan pihak terkait untuk memperlancar distribusi gas ke Sabang,” kata Zainuddin.
Masyarakat berharap pemerintah daerah, distributor, dan seluruh pihak terkait dapat berkoordinasi untuk memastikan ketersediaan LPG di Sabang tetap terjaga. Dengan demikian, kebutuhan masyarakat maupun pelaku usaha dapat selalu terpenuhi sambil menunggu jalur distribusi kembali normal.(*)












