Daerah  

Evaluasi Progres Rumah Bantuan, BPBD Kota Subulussalam Intensifkan Pantau Langsung ke Lapangan

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Subulussalam, mengintensifkan pemantauan langsung ke lapangan guna mengevaluasi progres pembangunan rumah bantuan bagi warga terdampak bencana banjir akhir tahun 2025. Peninjauan fisik tersebut dilaksanakan di dua titik lokasi terdampak di wilayah Kecamatan Rundeng, yakni Desa Sigrun dan Desa Jabi-Jabi. Rabu 5 Agustus 2026. Foto: Juan B.

HabaSubulussalam – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Subulussalam, kembali mengintensifkan pemantauan langsung ke lapangan guna mengevaluasi progres pembangunan rumah bantuan bagi warga terdampak bencana banjir akhir tahun 2025.

Peninjauan fisik tersebut dilaksanakan di dua titik lokasi terdampak di wilayah Kecamatan Rundeng, yakni Desa Sigrun dan Desa Jabi-Jabi. Rabu 5 Agustus 2026.

Kegiatan pemantauan susulan ini dilakukan untuk memastikan pengerjaan serta penyaluran bantuan rumah stimulan berjalan sesuai dengan target perencanaaan dan benar-benar tepat sasaran.

Pemerintah daerah berupaya mendorong percepatan fisik pengerjaan agar seluruh unit rumah dapat segera diselesaikan dan diserahterimakan kepada para penerima manfaat.

“Kami turun langsung untuk melihat kondisi di lapangan, memastikan pembangunan berjalan lancar dan dapat segera diselesaikan tanpa kendala yang berarti,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kota Subulussalam, Ramadan, Rabu (5/8/2026).

Pihaknya berharap proses pengerjaan konstruksi di kedua desa tersebut berjalan optimal agar warga yang terdampak banjir dapat segera kembali menempati hunian yang aman dan layak.

“Semangat untuk seluruh tim yang bekerja di lapangan, semoga semuanya berjalan baik dan bermanfaat sepenuhnya bagi masyarakat,” tambahnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *