Habapublik.com, Takengon – Konsistensi dua penyiar cilik atau pengisi acara dalam program Indonesia Layak Anak atau Idola mendapat apresiasi dari LPP RRI Takengon.
Keduanya menerima piagam penghargaan dari Kepala RRI Takengon sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka dalam mengisi program siaran anak secara rutin.
Program Idola menjadi salah satu ruang bagi anak-anak untuk belajar, berekspresi, sekaligus membangun keberanian berkomunikasi melalui media radio.
Kepala RRI Takengon, Imam Taufik, mengatakan keterlibatan penyiar cilik secara konsisten merupakan bagian penting dalam memberikan pengalaman positif sekaligus memperkenalkan dunia penyiaran kepada anak sejak usia dini.
“Program Indonesia Layak Anak atau Idola hadir setiap Minggu pukul 10.00 WIB melalui frekuensi 93 FM Pro1 RRI Takengon,” ujar Imam melalui siaran pers yang diterima Habapublik.com, Sabtu (12/9/2026).
Menurutnya, Idola tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga membahas berbagai tema yang dekat dengan kehidupan anak. Materi siaran dikemas secara ringan dan edukatif, baik dalam bentuk monolog maupun obrolan, sehingga dapat dinikmati anak-anak bersama keluarga.
Keterlibatan penyiar cilik dalam program tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri, kemampuan berkomunikasi, serta kreativitas anak.
Imam menegaskan, RRI Takengon akan terus memberikan ruang kepada generasi muda, khususnya anak-anak, untuk berpartisipasi dalam kegiatan penyiaran serta menyampaikan gagasan dan kreativitas melalui radio.
Ia mengatakan RRI Takengon juga memiliki Pro2 sebagai wadah bagi generasi muda. Ke depan, pengembangan program tidak hanya dilakukan di dalam studio, tetapi juga diarahkan untuk menghadirkan siaran langsung di tengah masyarakat.
“RRI Takengon saat ini sudah ada Pro2, wadah bagi generasi muda. Ke depan harapan kami, Tim Siaran tidak hanya menghadirkan narasumber ke studio, akan tetapi Pro2 hadir ke tempat-tempat keramaian dan siaran di luar box studio,” katanya.(*)












