Habapublik.com, Banda Aceh: Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (LPPSDM-BKPRMI) Aceh mengadakan acara Kaderisasi 2025 di Aula LPTQ Aceh memiliki tema Membentuk Kader Pemuda Islam yang Militan dan Siap Mengabdi untuk Umat.
Kegiatan ini dibuka oleh Mulia Rahman selaku Ketua Umum DPW BKPRMI Aceh, yang menekankan pentingnya kaderisasi dalam menghidupkan ruh BKPRMI Aceh.
Kader-kader yang tergabung dalam kelas LMD 1 dan TOT dibekali materi oleh Mudarib Nasional selama tiga hari. Pemateri menyampaikan motivasi-motivasi untuk menghidupkan nilai-nilai ke-BKPRMI-an, dan peserta mengikuti arahan dan bimbingan instruktur dengan serius.
Hasil dari kaderisasi ini adalah 26 pria dan 9 peserta wanita LMD 1, serta 9 calon mudarrib yang dinyatakan lulus sebagai kader terbaik BKPRMI provinsi Aceh, ditambah 2 calon mudarrib dari Sumatra Utara.
Untuk diketahui sebelumnya, pada tahun 2019, Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (LPPSDM-BKPRMI) Aceh melakukan kaderisasi Traning of Trainer Mudarrib Basic di Banda Aceh.
Saat itu, Tim Mudarrib Aceh hanya terdiri dari enam orang yang mendapat surat tugas untuk mendampingi kaderisasi Latihan Mujahid Dakwah 1 di tingkat kabupaten/kota.
Keenam mudarrib tersebut adalah Mulia Rahman, Ridha Yunawardi, Azwir, Almuzanni, Muhammad Yasir, dan Sayid Mushaddiq. Mereka kemudian menjadi bagian dari tim yang menyelenggarakan kaderisasi di empat daerah, yaitu Aceh Barat Daya, Aceh Besar, Bener Meriah, dan Aceh Timur pada tahun 2021.
Pada tahun 2023, Dewan Pengurus Pusat BKPRMI mengeluarkan Surat Keputusan tentang kepengurusan paripurna BKPRMI Aceh masa bakti 2023-2027. Salah satu poin penting dalam surat tersebut adalah mengajak pengurus menghidupkan ruh BKPRMI Aceh melalui kaderisasi berjenjang. (*)












