Habapublik.com, Sabang : Tugu Kilometer Nol Indonesia di Sabang terus menjadi destinasi favorit wisatawan dan berdampak positif bagi pelaku UMKM setempat. Meningkatnya aktivitas wisata membuat omzet pedagang naik signifikan.
Salah satu pedagang pakaian dan souvenir, Ami, mengungkapkan bahwa jumlah pengunjung yang datang ke lapaknya terus meningkat. Ia mengatakan kondisi itu sangat memengaruhi pendapatan hariannya.
“Keuntungan di hari biasa sekitar Rp500 ribu, namun saat akhir pekan dan libur panjang bisa mencapai Rp1 juta hingga Rp2,5 juta. Jumlah pembeli dapat naik dari sepuluh menjadi seratus orang pada periode ramai wisatawan,” ujar Ami, Senin (25/11/2025).
Sementara itu, pelaku usaha rujak khas Aceh, Ety, juga merasakan peningkatan pendapatan yang cukup besar. Ia merupakan pedagang yang sudah berjualan di kawasan tersebut selama 12 tahun.
“Kalau hari libur panjang rujak saya bisa terjual sampai 300 hingga 400 cup. Pada hari biasa hanya terjual 5 hingga 25 cup, sedangkan akhir pekan bisa mencapai 150 cup,” kata Ety.
Kenaikan jumlah penjualan ini menunjukkan kuatnya daya tarik wisata Tugu Kilometer Nol bagi para pengunjung. Ragam kuliner dan souvenir yang ditawarkan pedagang menjadi bagian dari pengalaman wisata itu sendiri.
Dengan tingginya minat wisatawan, UMKM di kawasan tersebut semakin memiliki peluang untuk berkembang. Pengelolaan yang berkesinambungan diharapkan terus mendorong ekonomi masyarakat Sabang.(*)












