Habapublik.com, Sabang : Pelaku usaha travel di Kota Sabang mengeluhkan sepinya pemesanan jasa transportasi hingga menjelang libur akhir tahun. Kondisi ini dipicu dampak musibah banjir di Aceh yang mempengaruhi akses perjalanan menuju Banda Aceh dan Sabang.
Salah satu pelaku travel di Sabang, Ferdi, mengatakan sebagian besar pesanan yang masuk sejak awal Desember dibatalkan pelanggan. Pembatalan didominasi tamu yang hendak berlibur melalui jalur darat.
“Banyak yang sudah booking dari awal Desember membatalkan pesanan karena dampak banjir dan akses darat yang masih sulit. Kondisi tersebut membuat usahanya jauh sepi dibandingkan tahun lalu,” kata Ferdi, Minggu (28/12/2025).
Ferdi menjelaskan tamu dari Medan hampir seluruhnya membatalkan perjalanan, sementara wisatawan dari Malaysia dan Jawa hanya sedikit yang datang melalui jalur udara. Saat ini, pemesanan mulai terlihat sejak 26 Desember hingga 4 Januari dengan tamu dari luar daerah.
“Kalau dibandingkan tahun lalu, penurunannya sangat jauh, tahun ini benar-benar sepi. Kami berharap kondisi segera membaik agar aktivitas pariwisata kembali normal,”tambahnya.
Untuk layanan, Ferdi menyediakan berbagai jenis kendaraan dengan tarif bervariasi. Avanza disewakan Rp300 ribu lepas kunci per hari atau Rp600 ribu termasuk sopir dan BBM, sementara Innova biasa Rp350 ribu lepas kunci atau Rp700 ribu dengan sopir.
Selain itu, Innova Reborn dibanderol Rp400 ribu lepas kunci atau Rp800 ribu dengan sopir dan BBM. Untuk kendaraan Hiace dan Elf dikenakan tarif Rp1,2 juta per hari termasuk sopir, sedangkan sepeda motor disewakan Rp100 ribu per hari.(*)












