1.400 Nelayan Jadi Penopang Ekonomi Pesisir di Kota Sabang

Sektor perikanan tangkap masih menjadi penopang utama ekonomi masyarakat pesisir di Kota Sabang. Tercatat lebih dari seribuan nelayan aktif dengan ratusan armada penangkapan ikan yang beroperasi di wilayah perairan Sabang. Foto: Difa.

Habapublik.com, Sabang – Sektor perikanan tangkap masih menjadi penopang utama ekonomi masyarakat pesisir di Kota Sabang. Tercatat lebih dari seribuan nelayan aktif dengan ratusan armada penangkapan ikan yang beroperasi di wilayah perairan Sabang.

Kepala Bidang Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Sabang, Lifriza mengatakan jumlah nelayan di Kota Sabang mencapai 1.411 orang yang tersebar di sejumlah gampong pesisir. Selain itu, armada penangkapan ikan yang digunakan nelayan juga mencapai ratusan unit.

“Total nelayan kita di Sabang lebih dari 1.400 orang dan aktivitas melaut masih berjalan aktif. Sebagian besar nelayan menggunakan boat untuk melaut dan ada juga yang melakukan penangkapan ikan dengan cara menembak ikan,” ujarnya, Jumat 22 Mei 2026.

Berdasarkan data DKP Kota Sabang tahun 2025, jumlah armada penangkapan ikan mencapai 772 unit. Armada tersebut terdiri dari boat berbagai ukuran, motor tempel, hingga perahu tanpa motor yang digunakan nelayan untuk mencari ikan setiap hari.

Lifriza menjelaskan nelayan Sabang umumnya melaut hampir setiap hari untuk memenuhi kebutuhan ikan masyarakat. Namun aktivitas melaut tetap disesuaikan dengan kondisi cuaca terutama saat angin kencang dan gelombang tinggi terjadi di perairan.

“Kalau cuaca bagus nelayan setiap hari melaut kecuali hari Jumat. Namun kalau cuaca ekstrem mereka memilih berhenti melaut demi keselamatan dan biasanya pasokan ikan didatangkan dari daratan Aceh,” kata Lifriza.

DKP Kota Sabang berharap, sektor perikanan tangkap terus berkembang dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Nelayan juga diimbau tetap memperhatikan keselamatan saat melaut serta menjaga kelestarian sumber daya laut di wilayah Sabang.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *