Habapublik.com, Subulussalam — Setelah sempat terhenti selama beberapa hari, aktivitas dapur Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) di Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, dipastikan telah kembali beroperasi. Pengaktifan kembali ini menjadi angin segar bagi keberlanjutan program pemenuhan gizi masyarakat di wilayah tersebut.
Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Wilayah Kota Subulussalam, Sartika Anggraini, mengonfirmasi bahwa mulai Jumat (11/6/2026) seluruh dapur SPPG di wilayah Kecamatan Simpang Kiri sudah melayani kebutuhan warga seperti sedia kala.
Menurut Sartika, beroperasinya kembali dapur-dapur tersebut terjadi setelah pihak pengelola menerima pencairan dana operasional yang sempat tertunda. Dana tersebut langsung dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan teknis dan logistik di lapangan.
“Hari ini beberapa dapur SPPG telah menerima pencairan dana operasional, makanya sudah beroperasi kembali,” kata Sartika saat memberikan keterangan kepada wartawan, Jumat 12 Juni 2026.
Kendati demikian, kondisi berbeda masih terlihat di Kecamatan Penanggalan. Sartika menjelaskan bahwa ada satu dapur di wilayah tersebut yang sebenarnya sudah menerima pencairan dana operasional, namun belum bisa berproduksi karena terkendala pasokan material.
“Untuk Kecamatan Penanggalan ada satu dapur yang telah menerima dana operasional, namun karena belum ada Purchase Order (PO) bahan baku, makanya hari ini belum bisa beroperasi,” jelasnya.
Pihak BGN menargetkan kendala logistik dan administrasi di seluruh wilayah Kota Subulussalam akan selesai dalam waktu dekat. Sartika optimistis bahwa pada Sabtu, 13 Juni 2026, seluruh dapur SPPG di kota tersebut sudah dapat beroperasi total.(*)












