Habapublik.com, Sabang : Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kota Sabang berkolaborasi dengan tim dari Puskesmas Sukajaya Sabang menggelar sosialisasi Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) di 31 sekolah dasar (SD) yang ada di wilayah Sabang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya imunisasi dalam mencegah penyakit menular pada anak-anak.
Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kota Sabang dr.Edi Suharto melalui Penanggung Jawab Imunisasi Dinkes Sabang Nazaria mengatakan, program ini merupakan upaya Pemerintah untuk mencapai cakupan imunisasi yang optimal di kalangan anak sekolah dasar, pihaknya berkomitmen untuk memastikan setiap anak mendapatkan imunisasi yang lengkap dan tepat waktu. Sosialisasi ini juga untuk memberikan pemahaman kepada orang tua dan guru tentang pentingnya imunisasi.
“Bias ini kita melakukannya dua kali, dibulan Agustus dan November, maka sebelumnya kita harus melakukan imunisasi dulu, agar para orang tua paham apasih tujuan dari imunisasi, agar meraka tahu anaknya butuh untuk dilindungi. Karena selama ini banyak sekali beredar berita hoax atau berita negatif tentang imunisasi, sehingga sosialisasi ini sangat penting dilaksanakan,” ujar Nazaria, Kamis (08/08/2024).
Pihaknya telah melakukan sosialisasi sejak 27 Juli 2024 lalu, dengan melibatkan dokter, tim promosi kesehatan dan tim pengelola imunisasi Puskesmas Cot Ba’u Kecamatan Sukajaya Sabang. Ia mengungkapkan, meskipun kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang pentingnya imunisasi, kehadiran orang tua dalam sosialisasi tersebut sangat sedikit.
“Selama ini sudah 15 Sekolah Dasar yang kita laksanakan, kehadiran orang tua sangat sedikit, tidak sampai 50 persen dari jumlah keseluruhan siswa, mungkin masih banyak orang tua di Sabang ini beranggapan bahwa imunisasi itu tidak penting dan anak tidak perlu diimunisasi. Kami berharap, orang tua mau mengikuti sosialisasi ini, agar memahami pentingnya imunisasi untuk anak,” tambahnya.
Dengan adanya Program Bulan Imunisasi Anak Sekolah ini dapat meningkatkan cakupan imunisasi di Kota Sabang, sehingga dapat mencegah penyebaran penyakit berbahaya pada anak. Ia juga berharap, partisipasi aktif dari orang tua yang merupakan kunci utama dalam memastikan anak-anak menerima imunisasi yang diperlukan.(*)












