Daerah  

Ketua PKK Lhokseumawe Akui Banyak Pelaku UMKM Terkendala Modal Usaha dan Izin

Ketua Tim Penggerak PKk Lhokseumawe, Yulianda, Ketua IPEMI Gumsalati SH, dan Yusnita Dewi Skm, selaku pengusaha minuman bunga telang menjadi nara sumber Dialog Lintas pagi Live Studio Pro 1 RRI Lhokseumawe dipandu Amalia, Senin (21/4/2025). Foto/Dok RRI Lhokseumawe.

Habapublik.com, Lhokseumawe: Meskipun banyak pelaku UMKM sudah mulai berkembang, namun pada kenyataannya banyak persoalan yang jadi alasan yang pelik dihadapi pelaku UMKM di wilayah Kota Lhokseumawe. Hambatan tersebut cenderung dihadapi pelaku UMKM di pelosok desa yang terhimpun data pembinaan.

Perihal tersebut disampaikan Meutia sari mewakili pelaku UMKM via telepon dalam Lintas Dialog Live Studio Pro 1 RRI Lhokseumawe, yang dihadiri langsung Ketua tim Penggerak PKK dalam rangka peringatan hari Kartini, Senin (21/4/2024).

Menurut Mutia, saat ini banyak pelaku UMKM yang belum tergabung pendataan, terhimpun dalam komunitas resmi UMKM.

”Saya Mutia Sari, mewakili masyarakat pelaku UMKM ingin menyampaikan, bahwa sekarang ini banyak pelaku UMKM di pelosok desa yang butuh bantuan pemasaran, harapan kami semoga Pemerintah bisa memberikan pendampingan, dan pembinaan, dan pelatihan, karena banyak persoalan ya’g dibutuhkan bantuan.“kata Mutia

Sementara menanggapi keluhan sulit dihadapi sebagian Pelaku UMKM tersebut, Ketua Tim Penggerak PKk Lhokseumawe, Yulianda, mengatakan ragam persoalan tersebut merupakan bagian program kerjanya untuk meningkatkan Usaha masyakat.

“Saya ingin UMKM lebih maju, persoalannya kita Lhokseumawe belum punya logo melambangkan ciri khas khas Lhokseumawe, jadi kedepan kita harus punya ciri khas, setiap produk kemasan UMKM saya ingin setiap produk kemasan ada logo ciri khas Lhokseumawe,”

Yulianda juga mengakui belum adanya penetapan Logo dan izin BPOM juga menjadi sebuah hambatan yang harus bisa diatasi sehingga diperlukan pembinaan dan pelatihan bagi pelaku UMKM yang ada.

“Ya semua permasalahan sulit dihadapi pelaku UMKM golongan kebawah, ini memang merupakan PR yang harus diselesaikan, itulah sekarang yang saya pikirkan agar pelaku UMKM bisa berkembang, bisa mandiri, ya sesuai topik pembahasan Perempuan berdaya ekonomi meningkat, “Kata Yulianda.

Bertemakan perempuan berdaya ekonomi meningkat Dialog Lintas pagi Live Studio Pro 1 RRI dipandu Amalia, juga dihadiri Narasumber Ketua IPEMI Gumsalati SH, dan Yusnita Dewi Skm, selaku pengusaha minuman bunga telang.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *