Habapublik.com, Banda Aceh: Kasus pencurian meteran air PDAM di rumah pelanggan akhir-akhir ini dilaporkan sedang marak terjadi di kawasan Kota Banda Aceh dan sekitarnya.
Keterangan yang diterima media Habapublik.com, kasus terbaru raibnya meteran air PDAM tersebut terjadi, Kamis dini hari (8/1/2025) di dua rumah warga Dusun Lam Awee Gampong Lamteumen Barat Kecamatan Jaya Baru.
Warga setempat mengatakan, akibat pencurian meteran tersebut sehingga air terbuang percuma mengenangi badan jalan bahkan hingga ke halaman Balai Pengajian Ar-Raihan yang persis berada depan dua rumah yang sudah hilang meteran air.
“Benar bang ada kehilangan meteran air di dua rumah warga tapi kronologisnya saya tidak tau karena rumah tersebut lokasinya berada di Dusun Lam Awee,”ujar Kadus Blang T Reza Furqan yang dihubungi wartawan.
Menurutnya, kasus pencurian meteran air tersebut sudah disarankan ke pemilik rumah untuk dilaporkan ke Bhabinkamtibmas Polsek Jaya Baru dan sudah dilaporkan ke Perumdam Tirta Daroy untuk ditindaklanjuti.
Sementara itu Direktur Perumdam Tirta Daroy Banda Aceh T Novizal Aiyub, SE, Ak yang dihubungi Habapublik.com mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan tentang hilangnya meteran dan sudah ditangangi prtugas. Hilangnya meteran air tersebut akibat pencurian dan kasus seperti ini sudah sering terjadi di Kota Banda Aceh.
“Kalau petugas Perumdam Tirta Daroy yang bongkar meteran bukan begitu caranya tapi disertai surat teguran apabila sudah menunggak tiga bulan dan tidak membiarkan air terbuang percuma,”demikian Ampon Yub panggilan akrab T Novizal Aiyub.(*)












