Ketua TP PKK Kota Subulussalam Salurkan Bantuan Pakaian Layak Pakai kepada Warga Terdampak Banjir

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Subulussalam, Yardina Zai, menyalurkan bantuan pakaian layak pakai dan bahan makanan kepada masyarakat di sejumlah kecamatan yang terendam banjir di wilayah Subulussalam. Foto: Dok TP PKK Kota Subulussalam.

Habapublik.com, Subulusaalam – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Subulussalam, Yardina Zai, menyalurkan bantuan pakaian layak pakai dan bahan makanan kepada masyarakat terdampak banjir.

Bantuan tersebut merupakan bentuk solidaritas dari TP PKK Kota Depok yang ditujukan untuk meringankan beban warga di sejumlah kecamatan yang terendam banjir di wilayah Subulussalam.

Distribusi bantuan dilakukan secara langsung ke titik-titik kecamatan yang paling parah terdampak bencana. Selain fokus pada korban banjir, aksi kemanusiaan ini juga menyasar panti asuhan dan warga kurang mampu di sekitar wilayah kota sebagai bentuk kepedulian sosial yang lebih luas terhadap sesama yang membutuhkan bantuan sandang dan pangan.

Yardina Zai menjelaskan bahwa bantuan dari PKK Kota Depok ini merupakan simbol kuatnya ikatan solidaritas antar-TP PKK di Indonesia. Ia memastikan seluruh paket bantuan yang diterima telah dipilah dengan baik agar kualitas pakaian dan bahan makanan yang sampai ke tangan warga benar-benar bermanfaat dan siap digunakan.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan dari Ketua TP PKK Depok. Ini adalah wujud nyata kasih sayang dan rasa sepenanggungan antar-daerah. Kami ingin memastikan warga yang kehilangan harta benda akibat banjir tetap mendapatkan pakaian bersih dan asupan makanan yang layak,” ujar Yardina Zai saat menyerahkan bantuan, Selasa (20/1/2026).

Menurut Yardina, penyaluran bantuan ke panti asuhan menjadi prioritas tambahan agar anak-anak yatim juga merasakan dampak positif dari program solidaritas ini. Langkah ini diambil karena stok pakaian dan kebutuhan pokok di panti asuhan sering kali menipis saat akses logistik terganggu akibat bencana banjir di daerah tersebut.

Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat dan organisasi kemanusiaan untuk terus saling membantu dalam masa pemulihan pascabanjir. Yardina menekankan bahwa sekecil apa pun bantuan yang diberikan akan sangat berarti bagi keluarga yang saat ini sedang berusaha bangkit dari keterpurukan ekonomi dan trauma akibat bencana alam.

“Semoga aksi kecil ini bisa menjadi pemantik bagi pihak lain untuk terus berbagi. Kami akan memastikan distribusi bantuan dilakukan secara transparan dan menyentuh mereka yang benar-benar membutuhkan, terutama kaum duafa dan anak-anak panti asuhan di wilayah kita,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *