Habapublik.com, Meulaboh – Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM menghadiri kegiatan penyampaian pendapat akhir fraksi terhadap rancangan KUA PPAS tahun 2027 sekaligus penutupan rapat paripurna ke IV masa sidang ke II DPRK Aceh Barat tahun 2026 di ruang sidang utama kantor DPRK setempat pada Jumat (7/8/2026).
Tarmizi mengatakan, penyusunan KUA PPAS bukan sekedar proses dalam memenuhi tahapan administrasi pengelolaan keuangan daerah, namun ini juga menjadi arah kebijakan pembangunan yang akan menentukan prioritas program, alokasi sumber daya serta langkah strategis pemerintah dalam menjawab berbagai kebutuhan masyarakat pada tahun 2027.
“Pada tahun 2027 kita akan dihadapkan pada tantangan pembangunan yang semakin kompleks, di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang, Pemda dituntut semakin cermat dalam mengelola kemampuan fiskal yang dimiliki,” katanya.
Maka dari itu kata Tarmizi, setiap kebijakan anggaran harus disusun berdasarkan skala prioritas yang jelas, mengedepankan efisiensi, memperkuat kualitas pelayanan publik serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kami optimis dengan sinergitas yang terbangun antara eksekutif, legislatif serta jajaran Forkopimda, berbagai tantangan pembangunan kedepan dapat kita selesaikan bersama – sama,” katanya.
Terkait dengan rancangan KUA PPAS tahun 2027 kata Tarmizi, secara garis besar kebijakan pendapatan, belanja dan pembiayaan yang disepakati adalah, Pendapatan Rp 1.212.191.536.706, Belanja Rp 1.248.731.477.651 dan Pembiayaan Daerah Rp 36.539. 940.945.
“Kami harapkan kesepahaman yang telah terbangun dalam proses pembahasan ini dapat menjadi landasan yang kuat dalam pembahasan rancangan APBK tahun anggaran 2027 nantinya. Sinergitas antara eksekutif dengan legislatif harus terus kita jaga sebagai kekuatan utama dalam mewujudkan pemerintahan yang efektif, akuntabel dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” ujar Tarmizi.
Dia juga ingin agar kesepakatan yang dirumuskan tersebut menjadi dasar yang kuat untuk menghadirkan APBK tahun anggaran 2027 yang lebih berkualitas serta mampu mempercepat terwujudnya Aceh Barat yang maju dan sejahtera.(*)












